TARAKAN – Digitalisasi, sebagai dinamika masyarakat industri, sudah sangat berkembang di Kota Tarakan dalam berbagai aspek. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Tarakan, dr. Khairul, M.Kes, saat menerima wawancara dengan 4 media nasional yang dimediasi oleh salah satu perusahaan pelayanan transportasi: Grab Indonesia, Selasa (9/6). Bertempat di Ruang Kerja Wali Kota Tarakan, wawancara tersebut mengangkat tema terkait Peran Teknologi Digital dalam Perkembangan Ekonomi Digital di Kota Tarakan.
Digitalisasi tentunya sudah bukan hal yang baru dalam masyarakat Kota Tarakan. Dengan Visi Kota; Terwujudnya Tarakan sebagai Kota yang Maju dan Sejahtera melalui Smart City, beberapa program yang dijalankan merupakan aplikasi dari sistem digital. Seperti, e-parkir dan one call one number 112.
Digitalisasi disadari penuh oleh pemerintah kota memiliki peran yang sangat penting dalam kemajuan kegiatan perekonomian saat ini. “Saat ini terdapat paling tidak lebih dari 13.427 UMKM di Kota Tarakan,” papar wali kota. Dengan memanfaatkan kemajuan digital, peluang pemasaran produk dapat lebih luas lagi jangkauannya. Hal tersebut, jelas wali kota, tidak terlepas juga peranan penting dari keberadaan berbagai jasa layanan digital berbasis aplikasi, baik di bidang transportasi, e-commerce, layanan finansial, dan lain-lain yang semakin mudah diakses oleh masyarakat. Infrastruktur telekomunikasi internet di Tarakan sudah cukup matang, dengan 100 persen wilayah telah tercover dengan jaringan internet. Hal tersebut tentunya menjadi modal yang besar bagi perkembangan digitalisasi di Tarakan.
Pemerintah Kota Tarakan terus mengupayakan mempercepat digitalisasi dalam kegiatan perekonomian di masyarakat dengan kemudahan regulasi yang sesuai dengan peraturan yang berlaku. Di samping itu, edukasi kepada masyarakat juga terus digalakkan antara lain melalui semakin digalakkannya transaksi non tunai melalui berbagai layanan dompet digital. Pemkot juga memberi contoh dengan memberlakukan semua transaksi di lingkungan Pemkot Tarakan dilakukan secara non-tunai termasuk di bidang perpajakan dan retribusi. (Sumber : Humas Tarakan)










Discussion about this post