Tarakan – Wali Kota Tarakan, Khairul, menghadiri sekaligus memimpin proses pengundian hadiah bagi masyarakat yang telah mengumpulkan struk makan dan minum dalam program pajak daerah. Kegiatan yang dilaksanakan di NOK Resto n Café pada Kamis, 4 Desember 2025 tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kepatuhan pajak di sektor kuliner melalui penggunaan alat rekam transaksi.
Dalam sambutannya, Wali Kota Khairul menegaskan pentingnya keterbukaan transaksi untuk menjaga kredibilitas pengelolaan pajak daerah. “Transparansi dalam setiap transaksi itu sangat menentukan keberhasilan kita dalam mengamankan pendapatan daerah,” ujarnya. Ia juga mengingatkan para pemilik restoran dan rumah makan agar tetap disiplin dalam melaporkan pajak. “Saya berharap seluruh pelaku usaha terus mematuhi aturan, karena pajak ini akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan,” tambahnya.
Khairul juga menyampaikan apresiasi kepada para pengusaha kuliner yang telah menunjukkan komitmen dalam menjalankan kewajiban perpajakan. Menurutnya, kontribusi pelaku usaha sangat berpengaruh terhadap optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Ketaatan para pengusaha ini sangat berarti. Tanpa dukungan mereka, sulit bagi kita untuk meningkatkan PAD dari sektor kuliner,” jelasnya.
Wali Kota turut memberikan ucapan terima kasih kepada masyarakat yang konsisten meminta struk saat melakukan pembayaran. Ia menilai kebiasaan tersebut memiliki dampak besar dalam memastikan akurasi pajak yang disetorkan. “Setiap struk yang diminta itu membantu memastikan bahwa pajak yang dibayarkan benar-benar masuk ke kas daerah,” ungkap Khairul.
Pada kegiatan tersebut, dilakukan penarikan undian dari total 4.640 struk yang masuk. Pemerintah Kota Tarakan menyediakan 17 unit telepon genggam sebagai hadiah bagi para pemenang. Selain itu, pemerintah juga memberikan penghargaan khusus kepada restoran dengan jumlah penyetoran struk tertinggi, yaitu KFC THM serta The Uncle Coffee & Kitchen, berupa dua unit sepeda listrik Ofero 600 Watt. (*)











Discussion about this post