TARAKAN – Komitmen dalam upaya pemberantasan peredaran narkotika di Kelurahan Selumit Pantai terwujudkan melalui “Deklarasi Kampung Tematik Warna-Warni Kelurahan Selumit Pantai Kota Tarakan” yang di gelar di RT.13 pada Senin, (28/7/2025).
Berbagai program di hadirkan yang telah di gagas sejak sembilan bulan lalu. Dengan memperhatikan aspek lingkungan dan sosial, Kelurahan Selumit Pantai yang sebelumnya di tetapkan Sebagai zona merah peredaran narkotika kini bertansformasi menjadi kampung tematik warna-warni.
Kapolda Kalimantan Utara, Irjen Pol Hary Sudwijanto mengatakan bahwa perubahan ini merupakan bentuk sinergitas lintas sektor dalam mendukung pemberantasan narkotika di kawasan yang di kenal dengan kampung narkoba ini.
“dengan didukung oleh teman-teman TNI, Polri, unsur pemerintah, tokoh masyarakat tokoh agama, dan yang terpenting masyarakat selumit pantai sendiri yang ingin keluar dari zona itu (peredaran narkoba) ,” ujar kapolda.
Ia menyoroti kawasan Selumit Pantai yang dikenal dengan maraknya aktivitas peredaran narkotika akan merusak generasi muda di kasawan tersebut.
“Kita bisa menyelamatkan anak anak yang kemarin menurut kita adalah generasi yang hilang. Mereka tidak mendapatkan dunianya sebagai sebagai anak-anak yang harus tumbuh sehat dan memiliki harapan di masa depan,” kata dia
Kapolda menegaskan bahwa dengan dilakukannya deklarasi ini menjadi momentum bahwa pihaknya akan terus mengawal dan mempertahankan atas perubahan yang telah di lakukan.
“Seterusnya kita akan langsungkan, dengan mitra-mitra yang luar biasa didukung oleh IWAPI, rekan rekan pengusaha, pak kapolres, beliau masih lama di sini, dia akan terus mendinamisir, komitmen Pak Wali Kota yang luar biasa untuk membuat sumit pantai ini keluar dari zona merah,” tegasnya
Ia juga menekankan pentingnya pendekatan kepada masyarakat dalam menumbuhkan kesadaran akan bahaya narkotika.
“Penegakan hukum tetap kita lakukan, tapi kita juga melihat aspek-aspek sosial. Lebih baik kita mencegah daripada kita melakukan penegakan hukum. Dengan langkah seperti ini, kita berharap kesadaran masyarakat terus bertumbuh, masing-masing individu menjadi polisi bagi dirinya sendiri,” tutupnya.
Program yang di hadirkan dalam upaya pemberantasan narkotika di Kawasan ini meliputi pembinaan karakter anak-anak, pemberdayaan UMKM, pengecatan rumah warga, pembangunan infrastruktur gapura dan pos pengamanan, serta tanaman hidroponik dan budidaya lele. (UL)











Discussion about this post