JAKARTA – Kota Tarakan, Kalimantan Utara, kembali mencatatkan prestasi di kancah nasional dengan meraih Anugerah Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) 2025. Kota ini berhasil masuk dalam tiga besar kabupaten/kota dengan skor tertinggi di wilayah Indonesia Tengah, bersaing dengan 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Penilaian IMDI, yang dilakukan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia pada Juli hingga Agustus 2025, melibatkan lebih dari 18.000 responden individu dan 11.000 responden dari sektor industri.
Hasilnya menegaskan Tarakan sebagai salah satu daerah terdepan dalam penerapan teknologi digital.
Penghargaan diserahkan langsung kepada Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., dalam acara di Ganata Art Space FX, Jakarta Pusat.
Dalam sambutannya, Khairul menyatakan bahwa sekitar 90% layanan publik di Tarakan telah terdigitalisasi, terutama melalui penerapan e-government.
“Transformasi digital telah memberikan dampak nyata, terutama pada sektor perizinan, layanan kesehatan, dan administrasi pemerintahan,” ujarnya.
Meski begitu, Khairul mengakui adanya tantangan, seperti perlindungan data pengguna dan penanganan hoaks yang masih perlu diperkuat.
Untuk itu, Pemerintah Kota Tarakan berencana meningkatkan literasi digital, khususnya bagi generasi muda, guna menghadapi perkembangan teknologi yang kian pesat.
IMDI sendiri merupakan alat ukur yang menilai kompetensi dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital, mencakup aspek penggunaan, keamanan, dan dampaknya terhadap kehidupan sehari-hari.
Keberhasilan Tarakan ini menjadi bukti komitmen daerah dalam mendorong transformasi digital yang inklusif dan berkelanjutan. (*)
Reporter : Arif Rusman











Discussion about this post