TARAKAN – Forkopimda Tarakan bersama serikat pekerja dan buruh melakukan kegiatan silaturahmi, Jumat (29/11/2024), di Aula Pertemuan kantor Banhub Kaltara. Pada kegiatan ini sejumlah serikat pekerja bersama Forkopimda membahas sejumlah isu, yakni komitmen dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif dan persoalan upah.
Diketahui, Presiden Prabowo Subianto telah menetapkan UMP 2025 naik sebesar 6,5 persen. Setelah resmi diputuskan pemerintah pusat, penetapan UMP di setiap provinsi akan menyesuaikan dengan formula yang sudah ditetapkan.
Jelang pembahasan penetapan UMP 2025, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga dengan baik. Tujuannya agar kondisi ekonomi Kaltara dapat tumbuh dan aktivitas dunia usaha dapat berjalan lancar.
“Pemerintah akan menetapkan upah yang terbaik. Tetapi jangan sampai upah tersebut terlalu tinggi dan berimbas pada sektor usaha. Kenaikan harus diikuti dengan kondusifitas di wilayah masing-masing. Ada rasa keadilan baik untuk buruh dan pihak pengusaha. Cari solusi yang baik, aspirasi dikumpulkan,” pesan Kabinda Kaltara, Andri Muhardi.
Pada momentum silaturahmi ini, Ketua DPRD Tarakan Muhammad Yunus juga menyampaikan, pihaknya siap menampung segala aspirasi dari serikat pekerja. DPRD Tarakan juga membuka diri jika para serikat pekerja dan buruh ingin bertemu dan melakukan diskusi terkait persoalan yang dihadapi.
“Saya ucapkan terimakasih kepada serikat buruh. Saya sebagai ketua DPRD merasa senang karena diundang. Saya berharap ke depan kita langsung datang diskusi apa keinginan teman-teman serikat pekerja. Di Tarakan ini sudah banyak perusahaan yang masuk. Saya berharap serikat pekerja mengontrol, supaya bisa mensejahterakan dan melindungi hak para pekerja,” ujarnya.
Dengan kesempatan bertemu pada kegiatan silaturahmi ini, serikat pekerja menyampaikan sejumlah hal terkait harapan kepada pemerintah dan pihak pengusaha. Serikat pekerja yang hadir pada kegiatan ini, juga menyatakan pihaknya berkomitmen untuk mendukung situasi kamtibmas yang kondusif.
“Bahwa dari DPC F-Hukatan mengharapkan supaya teman-teman serikat pekerja ke depannya memerlukan menjaga ketertiban apabila mengadakan penyampaian aspirasi. Kalau bicara masalah buruh, banyak masalah yang harus diselesaikan pemerintah secara bijak yang adil. Kita mengharapkan, kita menjaga dulu keamanan dan ketertiban,” terang DPC F-Hukatan Tarakan KSBSI, Hasyim.
Selain DPC F-Hukatan KSBSI Tarakan, kegiatan ini juga turut dihadiri oleh serikat pekerja lainnya, yakni DPC FKUI Tarakan, DPC SP Kahut Tarakan dan DPC FSP Kahutindk Tarakan. Dalam kegiatan silaturahmi ini berbagai aspirasi disampaikan langsung oleh serikat pekerja, agar menjadi catatan dan masukan kepada pemerintah. (*)










Discussion about this post