TARAKAN- Penjabat Wali Kota Tarakan, Dr. Bustan, S.E., M.Si., bersama dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, serta perwakilan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tarakan, mengunjungi dan berdialog langsung dengan para korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang berada di Panti Dhuafa Baznas Tarakan.
“Kegiatan ini kita lakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah kota terhadap para korban dan dukungan untuk proses pemulangan mereka ke daerah asal,” ujar Bustan.
Selain itu. Bustan juga menyampaikan keprihatinannya terhadap kasus TPPO yang menimpa para korban. Untuk itu dirinya langsung berdialog secara langsung di Rumah Singgah (shelter), yang difungsikan sebagai tempat sementara bagi korban TPPO, sambil menunggu proses pemulangan yang sedang dikoordinasikan.
Selain mendengarkan aspirasi dan kebutuhan para korban, Pj Walikota juga berkoordinasi dengan pihak Forkopimda dan Dinas Sosial untuk memastikan semua tahapan proses pemulangan berjalan dengan lancar dan aman.
“Perwakilan Baznas turut hadir disini tentunya untuk memberikan dukungan, baik dalam bentuk logistik maupun psikososial, guna meringankan beban para korban selama di shelter,”bebernya.
Bustan berharpa melalui sinergi antara pemerintah daerah, Forkopimda, Dinas Sosial, dan Baznas Tarakan, upaya pemulangan para korban TPPO dapat segera terlaksana secara efektif dan kondusif.(agg)








Discussion about this post