TARAKAN – Persatuan cricket Indonesia kota Tarakan menggelar Coaching Clinic yang bertempat di aula pertemuan SMKN 2 Tarakan dimana peserta yang mengikuti kegiatan ini berasal dari SMA/SMK dan juga MA Se Tarakan, Hal ini bertujuan agar Olahraga cabang Cricket bisa di kenal sekaligus menjadi salah satu olahraga di adakan Disetiap sekolah yang ada di kota Tarakan.
Turut hadir dalam kegiatan Riskiyanto yang juga merupakan sekretaris pengurus provinsi persatuan Cricket Indonesia provinsi Kalimantan Utara, Yuliana Atlet cabor Cricket asal Kalimantan timur dan sekaligus juga sebagai pemain nasional Cabang Olahraga Cricket serta para guru olahraga, Tujuan diselenggarakan nya coaching Clinic adalah guna mempersiapkan pekan olahraga provinsi atau porprov yang dilaksanakan oleh KONI kaltara mulai Juli hingga Agustus ditahun 2022 mendatang.
Ridwan Abidin selaku ketua panitia penyelenggara Mengatakan “kegiatan ini merupakan perdana meskipun di tahun lalu itu juga pernah kita laksanakan namun pemain nya sudah ada yang kuliah,diluar daerah dan lain sebagainya sehingga kegiatan ini kembali kita adakan guna membangun tim yang solid mulai dari dasar atau pemula” lanjut nya lagi kegiatan ini akan terus kami sosialisasikan tentang Olahraga Cricket ke sekolah yang ada di Tarakan sehingga target kita tercapai dapat membentuk tim Cricket kota Tarakan” Ujar Ridwan Abidin yang juga merupakan wasit Cricket perwakilan kaltara yang pernah memimpin pertandingan cabor Cricket pada ajang pekan olahraga Nasional XX Di papua beberapa bulan yang lalu.
Olahraga criket pertama kali dimainkan di Hamspire Inggris pada abad ke-16 Pada tahun 1909, dibentuklah dewan criket internasional atau International Cricket Council (ICC) criket sudah masuk ke Indonesia sejak 1880-an meski baru populer dan membuat organisasi resmi pada 1992. (Smn21).













Discussion about this post