TARAKAN – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Laskar Pemuda Adat Dayak Kalimantan (LPADKT) Tarakan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) Ke-II di Gedung Serbaguna Pemerintah Kota Tarakan pada Sabtu (29/11/2025) ini.
Acara tersebut menetapkan Robinson sebagai ketua terpilih secara aklamasi untuk periode 2026-2030, dengan fokus pada penguatan keanggotaan dan program sosial seperti ambulans laut untuk mendukung layanan duka cita di wilayah Kalimantan Utara.
Muscab ini dihadiri oleh sekitar 70 anggota aktif LPADKT Tarakan yang berseragam lengkap, serta diikuti oleh perwakilan pemerintah daerah dan Forkopimda. Wali Kota Tarakan, Khairul, yang hadir dalam acara tersebut, menyampaikan harapannya agar organisasi ini semakin memperkuat konsolidasi internal dan kolaborasi dengan pemerintah.
“Kita berharap bahwa bisa mengkonsolidasi semua anggotanya, kita harus menghargai satu sama lainnya. Dengan demikian, persatuan-persatuan ini bisa ditetapkan,” kata Khairul.
Khairul juga berharap, melalui organisasi ini tentu diharapkan dapat terjalin kolaborasi yang baik dengan pemerintah daerah. Agar supaya pesan pembangunan yang menjadi program unggulan dan program prioritas dari pemerintah kota.
Robinson, yang menjabat sebagai ketua periode sebelumnya, terpilih tanpa lawan setelah panitia tidak menemukan calon lain dalam proses penjaringan. Ia menyatakan komitmen untuk memperluas keanggotaan dan melanjutkan program-program prioritas.
Saat ini, LPADKT Tarakan memiliki sekitar 70 anggota aktif di lapangan, sementara total anggota yang terdaftar mencapai 200-300 orang, meskipun sebagian tidak hadir karena pulang ke daerah asal.
“Untuk ke depannya kami akan lebih baik lagi, kita akan menambah anggota personil kita, sehingga semua wilayah itu bisa memenuhi kuota keanggotaan,” ujar Robinson.
Ia menjelaskan tantangan sebelumnya, seperti keterlambatan perekrutan akibat proses pemesanan atribut yang rumit.
“Jadi saat ini memang kita, satu periode yang lalu, memang kita tidak ada perekrutan untuk anggota, karena untuk atribut kita itu masih susah ya berproses, masih dipesan dan tempat pemesanan juga agak sedikit kesulitan,” kata Robinson.
Salah satu rencana utama periode mendatang adalah pengadaan ambulans laut untuk memfasilitasi layanan duka cita ke wilayah seperti Tanjung Selor dan Malinau.
“Ada program ambulans yang ke depannya akan diadakan. Di dalam planning kerja kita tahun yang lalu, dan itu belum tercover semua, kita akan menyiapkan, berusaha menyiapkan ambulans laut,” tambahnya.
Layanan ini ditujukan khusus bagi masyarakat yang sedang berduka, dengan cakupan rute luas di Kalimantan Utara.
Pelantikan kepengurusan baru direncanakan berkoordinasi dengan Dewan Pengurus Pusat (DPP) LPADKT, kemungkinan besar pada hari ulang tahun organisasi di bulan Mei mendatang.
Acara tersebut diharapkan digelar secara serentak di tingkat provinsi, melibatkan cabang dari Tarakan, Nunukan, Malinau, dan Tanjung Selor.
Ketua Panitia Muscab, Marihot Sihombing, menjelaskan bahwa keputusan aklamasi didasari pada kesepakatan anggota atas kinerja Robinson selama periode pertama.
“Jadi waktu kita dari panitia membuat informasi penjaringan, semuanya sudah sepakat pak Robinson untuk dicalonkan kembali,” kata Marihot.
Ia menyoroti pencapaian seperti pembangunan sekretariat khusus organisasi dan program bantuan sosial rutin, termasuk kunjungan ke panti asuhan saat Lebaran.
“Kita lihat sejauh ini, selama beliau menjabat, ada banyak lah perkembangan di organisasi. Salah satunya bisa kita lihat pembangunan sekretariat. Ini organisasi kita saat ini sudah mempunyai sekretariat. Dan ini bukan di rumah kediaman, tapi sekretariat khusus dan banyak program-program yang lain,” ujarnya.
Dalam Muscab ini, agenda juga mencakup sidang pleno untuk membahas tata tertib (tatib), Anggaran Dasar/Rumah Tangga (AD/ART), serta laporan pertanggungjawaban kepengurusan lama. Dengan tidak adanya calon lain, proses berjalan lancar dan fokus pada penyusunan program kerja baru.
LPADKT merupakan organisasi sosial yang berfokus pada layanan kemanusiaan, khususnya dalam mendukung masyarakat yang mengalami duka cita melalui transportasi dan bantuan lainnya.
Acara Muscab Ke-II ini menandai langkah konsolidasi organisasi di tingkat cabang, sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam pembangunan sosial di Tarakan. (*)
Reporter : Arif Rusman











Discussion about this post