TARAKAN – Wali Kota Tarakan, Khairul, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Masjid Al Jabbariyah, Kelurahan Lingkas Ujung.
Peringatan Maulid Nabi tersebut mengangkat tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW untuk Pribadi Unggul dan Masyarakat Berkah” dan diisi dengan tausiah oleh Ust. Chandra Wijaya.
Dalam kesempatan itu, Khairul mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai sarana memperkuat keteladanan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, nilai-nilai yang dicontohkan Rasulullah SAW, seperti kejujuran, amanah, tanggung jawab, dan sikap kepemimpinan, perlu terus diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga hubungan baik antarsesama. Menurutnya, persaudaraan dalam kehidupan masyarakat harus dibangun melalui ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah, dengan tetap menghormati perbedaan yang ada.
“Maulid Nabi hendaknya menjadi pengingat bagi kita untuk menerapkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. Dengan saling menghargai dan menjaga persaudaraan, kita dapat bersama-sama menciptakan Tarakan yang aman, damai, dan harmonis,” ujar Khairul.
Selain menyampaikan pesan keagamaan, Wali Kota turut mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran. Ia meminta warga memastikan peralatan memasak dan berbagai sumber api benar-benar telah dimatikan setelah digunakan.
Masyarakat juga diimbau tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, terutama di tengah kondisi yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.
Pada kesempatan tersebut, Khairul turut memberikan apresiasi terhadap kondisi kebersihan di lingkungan Masjid Al Jabbariyah. Ia berharap kebersihan masjid dan lingkungan sekitarnya dapat terus dijaga sebagai bagian dari budaya hidup bersih masyarakat.
Menutup sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh masyarakat Tarakan untuk terus mempertahankan kekompakan serta memperkuat persatuan. Ia berharap kebersamaan yang terjalin dapat menjadi modal dalam menjaga keamanan dan kedamaian Kota Tarakan. (RF)








Discussion about this post