TARAKAN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tarakan menjalin kerja sama strategis dengan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Tarakan untuk membentuk Satuan Karya Pramuka (Saka) Adhyasta Pemilu.
Kolaborasi ini bertujuan meningkatkan partisipasi pemuda, khususnya anggota Pramuka, dalam pengawasan pemilu yang jujur, adil, transparan, dan bermartabat.
Kesepakatan tersebut ditegaskan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di ruang rapat Kantor Bawaslu Kota Tarakan, Kamis (09/10/2025).
Acara ini dihadiri oleh jajaran Bawaslu Kota Tarakan, termasuk Ketua Bawaslu Riswanto, Anggota Bawaslu, Pelaksana Tugas Kepala Sekretariat, serta staf Bawaslu, bersama Ketua Kwarcab Pramuka Kota Tarakan Suparlan dan jajarannya.
Ketua Bawaslu Kota Tarakan, Riswanto, menyampaikan apresiasi kepada Kwarcab Pramuka atas keterlibatan mereka dalam kerja sama ini. Ia menilai inisiatif ini sebagai langkah strategis untuk melibatkan generasi muda dalam menjaga kualitas demokrasi di Kota Tarakan.
“Kami berterima kasih kepada Kwarcab Pramuka Kota Tarakan atas kesediaannya berkolaborasi. Semoga keterlibatan Pramuka dapat memperkuat pengawasan pemilu ke depan,” ujar Riswanto.
Riswanto menambahkan, Saka Adhyasta Pemilu diharapkan menjadi wadah pembelajaran bagi generasi muda untuk menumbuhkan semangat nasionalisme, integritas, dan tanggung jawab dalam mengawal proses demokrasi.
“Kerja sama ini akan membentuk jiwa pengawasan yang kuat di kalangan pemuda,” tegasnya.
Ketua Kwarcab Pramuka Kota Tarakan, Suparlan, menyambut baik kerja sama ini sebagai wujud komitmen Pramuka dalam mendukung penguatan nilai-nilai demokrasi dan kebangsaan.
Ia menegaskan bahwa Pramuka tidak hanya berfokus pada kegiatan kepanduan, tetapi juga berperan aktif dalam menanamkan nilai-nilai kejujuran, disiplin, dan kepedulian terhadap proses demokrasi.
“Kami sangat antusias dengan kerja sama ini. Pramuka siap mendukung pengawasan partisipatif pemilu dan menjadi bagian penting dalam membentuk generasi muda yang peduli terhadap demokrasi yang sehat,” kata Suparlan.
Pembentukan Saka Adhyasta Pemilu ini menjadi langkah konkret untuk melibatkan Pramuka dalam pengawasan pemilu secara aktif.
Melalui pelatihan dan kegiatan yang terarah, anggota Saka Adhyasta Pemilu akan dibekali pengetahuan dan keterampilan untuk memahami proses pemilu serta mengawasi potensi pelanggaran.
Kerja sama ini juga diharapkan dapat memperluas kesadaran masyarakat, terutama generasi muda, tentang pentingnya menjaga integritas pemilu.
Dengan keterlibatan Pramuka, Bawaslu Tarakan optimistis pengawasan pemilu di masa mendatang akan semakin inklusif dan efektif. (*)
Reporter : Arif Rusman











Discussion about this post