• Iklan & Advetorial
  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
Tarakan TV
Advertisement Banner
  • Home
  • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • ADV
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Budaya
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Tarakan TV
  • Opini
Tarakan TV
  • Home
  • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • ADV
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Budaya
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Tarakan TV
  • Opini
No Result
View All Result
Tarakan TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Tarakan TV
  • Opini
Home Tarakan

Diskusi Publik di Tarakan Dorong Pelestarian Mangrove untuk Masa Depan Berkelanjutan

by Arif Rusman
17/05/2025
in Tarakan
A A
Diskusi Publik di Tarakan Dorong Pelestarian Mangrove untuk Masa Depan Berkelanjutan

TARAKAN – DPD KNPI Tarakan menggelar diskusi publik bertema “Membangun Kota Industri Berkelanjutan: Inovasi, Investasi, dan Implementasi untuk Masa Depan” di Kelurahan Karang Rejo, kota Tarakan, Kalimantan Utara, Sabtu (17/5/2025).

Kegiatan yang menyasar masyarakat pesisir ini menghadirkan tiga narasumber, yakni Ketua DPD KNPI Tarakan Adry Setiawan, Kepala Bappeda Tarakan Catur Hendratmo, dan Comrel dan CID Zona 10 Tarakan Field PT Pertamina EP Abrar Putra Siregar.

Baca Juga

MUI Pusat Soroti Ancaman Radikalisme di Era Digital, Anak-Anak Rentan Terpapar Media Sosial

Wali Kota Tarakan Paparkan Empat Faktor Peningkatan Kualitas Kesehatan Masyarakat

Wali Kota Tarakan Tekankan Sinergi dalam Pencegahan dan Pengendalian Penyakit

Diskusi ini berfokus pada pentingnya pelestarian ekosistem mangrove bagi lingkungan, masyarakat, dan perekonomian lokal.

Ekosistem mangrove di Tarakan tersebar terutama di wilayah pesisir, dengan kawasan utama berada di Kecamatan Tarakan Barat, seperti di Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan (KKMB) di Jalan Gajah Mada, yang berdekatan dengan kompleks Pasar Gusher. KKMB ini mencakup area seluas sekitar 21–22 hektare dan menjadi habitat alami pohon bakau serta fauna khas seperti bekantan.

Selain itu, mangrove juga ditemukan di wilayah pesisir Kelurahan Pamusian dan Pantai Amal, meskipun sebagian area di Tarakan bagian timur mengalami degradasi akibat konversi lahan menjadi tambak. Hutan mangrove di Tarakan merupakan salah satu ekosistem penting di kota ini.

Pemerintah Kota Tarakan menyampaikan, Ekosistem Mangrove memiliki peran krusial dalam menjaga keseimbangan lingkungan.

“Mangrove berfungsi sebagai benteng alami yang melindungi pantai dari abrasi dan badai, sekaligus menjadi tempat berkembang biak berbagai spesies laut,” ujar Kepala Bappeda Tarakan Catur Hendratmo

Ekosistem ini juga menyerap karbon dalam jumlah besar, membantu mitigasi perubahan iklim. Bagi masyarakat pesisir, mangrove menjadi sumber mata pencaharian, seperti hasil tangkapan ikan, kepiting, dan madu hutan.

Pemerintah mengatakan pelestarian mangrove di Tarakan juga tak luput dari sejumlah tantangan. Pemerintah daerah, melalui Bappeda, telah mengintegrasikan pelestarian mangrove dalam rencana pembangunan berkelanjutan.

“Kami mendukung penanaman kembali mangrove dan edukasi lingkungan,” kata Catur.

Sementara itu, masyarakat diajak berpartisipasi melalui program penanaman mangrove, pengawasan lingkungan, dan pengembangan ekowisata. Komunitas lokal, seperti kelompok nelayan dan pemuda, berperan dalam memantau kawasan mangrove dan melaporkan aktivitas yang merusak.

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, para narasumber mengusulkan langkah-langkah seperti kampanye edukasi di sekolah, pelatihan pengelolaan ekowisata, dan pembentukan kelompok pengawas mangrove.

“Kami juga mendorong insentif bagi masyarakat yang aktif melestarikan mangrove, seperti bantuan peralatan untuk nelayan,” kata Catur.

Kolaborasi dengan perusahaan swasta, seperti PT Pertamina EP, juga dianggap penting untuk mendanai program rehabilitasi. Diskusi ini menjadi contoh bagaimana kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dapat mendorong aksi lingkungan.

Keberadaan perusahaan Industri seperti PT Pheonix Resources International (PRI) di Tarakan dengan nilai investasi puluhan Triliun Rupiah, memiliki potensi pencemaran yang cukup tinggi jika proses pembuangan limbahnya tidak dikelola dengan tepat.

Diskusi ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, tentang pentingnya menjaga mangrove.

“Kami ingin anak muda tidak hanya paham, tetapi juga terlibat aktif dalam aksi pelestarian,” kata Ketua DPD KNPI Tarakan, Adry Setiawan.

Kegiatan ini mendorong dialog terbuka, memungkinkan warga menyampaikan pandangan dan ide untuk menjaga ekosistem pesisir. Melalui pendekatan edukasi yang inklusif, diskusi ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk memahami dampak kerusakan mangrove dan urgensi pelestariannya.

Dari sisi lingkungan, mangrove membantu menjaga kualitas air dan mengurangi risiko bencana alam, yang pada akhirnya menghemat biaya pemulihan pasca bencana. Diskusi ini juga menargetkan generasi muda sebagai agen perubahan.

“Kami melibatkan pemuda dalam diskusi ini agar mereka termotivasi untuk mengkampanyekan pelestarian mangrove melalui media sosial dan aksi nyata,” ujar Adry

Kegiatan seperti ini diharapkan menciptakan efek domino, di mana pemuda menginspirasi komunitas mereka untuk peduli pada lingkungan.

“Pendekatan dialog yang melibatkan semua pihak bisa diterapkan untuk isu lain, seperti pengelolaan sampah atau pelestarian terumbu karang,” ujar Adry.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi dan keterlibatan komunitas adalah kunci keberhasilan pelestarian lingkungan.

Pelestarian mangrove tidak hanya berdampak positif pada lingkungan, tetapi juga perekonomian masyarakat. Mangrove yang sehat meningkatkan hasil tangkapan ikan dan kepiting, yang menjadi sumber pendapatan utama warga pesisir.

“Satu hektare mangrove dapat menghasilkan produk perikanan senilai puluhan juta rupiah per tahun,” ungkap Abrar.

Selain itu, pengembangan ekowisata mangrove berpotensi menarik wisatawan, menciptakan lapangan kerja baru, seperti pemandu wisata dan pengelola homestay.

Pelestarian mangrove berpotensi menggerakkan roda ekonomi masyarakat pesisir. Selain meningkatkan hasil perikanan, ekowisata mangrove dapat menciptakan peluang usaha baru, seperti kuliner lokal dan jasa transportasi wisata.

“Jika dikelola dengan baik, ekowisata mangrove bisa menyumbang pendapatan daerah dan mengurangi ketergantungan pada sektor industri,” ujar Abrar.

Program pelestarian juga membuka peluang kerja, seperti tenaga penanam mangrove atau pengelola kawasan konservasi, yang dapat mengurangi angka pengangguran di kalangan pemuda.

Kegiatan diskusi publik ditutup dengan penanaman 100 bibit mangrove di sekiar wilayah pesisir Karang Rejo. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya mangrove.

Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, swasta, dan masyarakat, Tarakan berpeluang menjadi contoh kota industri yang harmonis dengan pelestarian lingkungan, sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi warganya. (*)

Reporter : Arif Rusman

Related Posts

MUI Pusat Soroti Ancaman Radikalisme di Era Digital, Anak-Anak Rentan Terpapar Media Sosial

MUI Pusat Soroti Ancaman Radikalisme di Era Digital, Anak-Anak Rentan Terpapar Media Sosial

by Rengga Kozazih
30/04/2026
0

Tarakan - Majelis Ulama Indonesia Pusat menyoroti tantangan serius di era digital terkait penyebaran paham radikalisme, khususnya yang menyasar anak-anak...

Wali Kota Tarakan Paparkan Empat Faktor Peningkatan Kualitas Kesehatan Masyarakat

Wali Kota Tarakan Paparkan Empat Faktor Peningkatan Kualitas Kesehatan Masyarakat

by Rengga Kozazih
30/04/2026
0

Tarakan — Wali Kota Tarakan Khairul memaparkan terdapat empat faktor utama dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Khairul menjelaskan bahwa keempat...

Wali Kota Tarakan Tekankan Sinergi dalam Pencegahan dan Pengendalian Penyakit

Wali Kota Tarakan Tekankan Sinergi dalam Pencegahan dan Pengendalian Penyakit

by Rengga Kozazih
30/04/2026
0

Tarakan — Wali Kota Tarakan Khairul menegaskan perlu adanya kerjasama yang erat antar semua pihak dalam meminimalisir angka penyebaran penyakit...

Akselerasi Ekspor Unggulan Kaltara, BKHIT Dorong Implementasi National Logistics Ecosystem

Akselerasi Ekspor Unggulan Kaltara, BKHIT Dorong Implementasi National Logistics Ecosystem

by Rengga Kozazih
29/04/2026
0

TARAKAN – Dalam upaya mendorong peningkatan perekonomian Provinsi Kalimantan Utara, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Kalimantan Utara menggelar...

Densus 88 Harapkan Keterlibatan Semua Pihak Cegah Radikalisme di Kaltara

Densus 88 Harapkan Keterlibatan Semua Pihak Cegah Radikalisme di Kaltara

by Rengga Kozazih
28/04/2026
0

TARAKAN – Satgaswil Kalimantan Utara Densus 88 Anti Teror Polri terus mendorong keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam upaya penanganan dan...

Densus 88 Dorong Moderasi Beragama Lewat Diskusi Transformasi Ideologi di UBT

Densus 88 Dorong Moderasi Beragama Lewat Diskusi Transformasi Ideologi di UBT

by Rengga Kozazih
28/04/2026
0

TARAKAN – Upaya pencegahan radikalisme terus digencarkan melalui pendekatan edukatif dan dialog terbuka. Salah satunya melalui kegiatan bertajuk transformasi ideologi...

Next Post
Wagub Kaltara Pimpin Peresmian Vihara Parama Sinar Borobudur dan Peringatan Waisak

Wagub Kaltara Pimpin Peresmian Vihara Parama Sinar Borobudur dan Peringatan Waisak

Lapas Tarakan Dukung Ketahanan Pangan Lewat Sayuran Warga Binaan

Lapas Tarakan Dukung Ketahanan Pangan Lewat Sayuran Warga Binaan

Narkotalks GPN Kaltara: Wujudkan Selumit Pantai Bebas Narkoba

Narkotalks GPN Kaltara: Wujudkan Selumit Pantai Bebas Narkoba

Discussion about this post

Popular Post

  • MUI Pusat Soroti Ancaman Radikalisme di Era Digital, Anak-Anak Rentan Terpapar Media Sosial

    MUI Pusat Soroti Ancaman Radikalisme di Era Digital, Anak-Anak Rentan Terpapar Media Sosial

    333 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Wali Kota Tarakan Paparkan Empat Faktor Peningkatan Kualitas Kesehatan Masyarakat

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Wali Kota Tarakan Tekankan Sinergi dalam Pencegahan dan Pengendalian Penyakit

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Akselerasi Ekspor Unggulan Kaltara, BKHIT Dorong Implementasi National Logistics Ecosystem

    334 shares
    Share 134 Tweet 84
  • Densus 88 Harapkan Keterlibatan Semua Pihak Cegah Radikalisme di Kaltara

    333 shares
    Share 133 Tweet 83
Memberikan informasi terkini dan akurat. dengan slogan "Terdepan, Melayani Sepenuh Hati" menjadi semangat kami dalam menyampaikan informasi kepada pembaca

Rubrik

  • Budaya
  • Bulungan
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Kesehatan
  • Malinau
  • Nasional
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Politik
  • Tana Tidung
  • Tarakan
  • Tarakan TV

Berita Terbaru

MUI Pusat Soroti Ancaman Radikalisme di Era Digital, Anak-Anak Rentan Terpapar Media Sosial

MUI Pusat Soroti Ancaman Radikalisme di Era Digital, Anak-Anak Rentan Terpapar Media Sosial

30/04/2026
Wali Kota Tarakan Paparkan Empat Faktor Peningkatan Kualitas Kesehatan Masyarakat

Wali Kota Tarakan Paparkan Empat Faktor Peningkatan Kualitas Kesehatan Masyarakat

30/04/2026
  • Iklan & Advetorial
  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan

© 2025 Perumda Tarakan Media Telekomunikasi.

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • ADV
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Budaya
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Tarakan TV
  • Opini

© 2025 Perumda Tarakan Media Telekomunikasi.