Tarakan – Dinas Pendidikan Kota Tarakan menyatakan kesiapannya untuk membuka pintu kerja sama dengan berbagai pihak, khususnya para psikolog anak, guna meminimalisir permasalahan kesehatan mental yang semakin banyak dialami oleh anak-anak hingga remaja saat ini.
Kamal, selaku Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Tarakan, mengatakan bahwa fenomena gangguan kesehatan mental di kalangan pelajar telah menjadi perhatian serius. “Kami melihat bahwa masalah mental health tidak bisa dianggap sepele. Banyak anak-anak yang membutuhkan pendampingan agar mereka bisa belajar dan tumbuh dengan baik,” ujarnya.
Menurut Kamal, kerja sama dengan psikolog anak sangat penting agar sekolah memiliki akses terhadap tenaga ahli yang dapat membantu melakukan pendampingan, asesmen, hingga penanganan dini bagi siswa yang membutuhkan. “Kami sangat membuka peluang kolaborasi. Dengan dukungan psikolog anak, sekolah dapat lebih cepat mengenali masalah dan memberikan intervensi yang tepat,” tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa Dinas Pendidikan berkomitmen untuk terus memperkuat lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung kesehatan mental peserta didik. “Kami ingin setiap anak merasa didengar, didampingi, dan tidak sendirian ketika menghadapi tekanan. Kesehatan mental adalah fondasi penting bagi masa depan mereka,” jelas Kamal.
Dengan semakin meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan mental, Dinas Pendidikan Kota Tarakan berharap kolaborasi lintas profesi ini dapat memberikan dampak signifikan dalam menciptakan generasi yang lebih sehat, kuat, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (RF)










Discussion about this post