Malinau – Wakil Bupati Malinau, Jakaria, menghadiri pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap nota pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Malinau Tahun 2026. Rapat tersebut berlangsung di ruang gabungan komisi DPRD Malinau.
Usai rapat, Jakaria menyampaikan bahwa pemerintah daerah bersama Tim Badan Anggaran sebelumnya telah melakukan diskusi dengan DPRD terkait rencana pendapatan dan belanja daerah tahun 2026.
Ia menjelaskan bahwa estimasi anggaran sudah disampaikan kepada DPRD, termasuk adanya kemungkinan penurunan alokasi transfer dari pemerintah pusat.
“Penurunan ini dipengaruhi kebijakan pemerintah pusat terkait target maupun rencana yang ditopang dengan APBN, sehingga alokasi transfer ke daerah berkurang,” ungkap Wabup.
Meski demikian, DPRD Malinau melalui pemandangan umum fraksi-fraksi menyatakan menerima rencana anggaran yang diajukan dan siap membahasnya lebih lanjut sebelum ditetapkan pada sidang berikutnya.
Jakaria memberikan apresiasi atas masukan konstruktif dari DPRD dalam rangka penyempurnaan program pembangunan tahun 2026. Ia menegaskan fokus pemerintah bersama DPRD akan diarahkan pada sektor pendidikan, kesehatan, dan penguatan ekonomi masyarakat.
“Pemerintah bersama DPRD sepakat tidak mendorong pembangunan infrastruktur berlebihan, tetapi lebih pada peningkatan kesejahteraan guru, tenaga kesehatan, serta penguatan kinerja ASN di bidang pendidikan dan kesehatan,” jelasnya.
Ia menambahkan, fokus kebijakan tersebut sejalan dengan visi dan misi Bupati bersama dirinya pada periode kedua kepemimpinan mereka untuk lima tahun ke depan.
“Artinya tidak ada permasalahan. Pemerintah daerah siap menindaklanjuti seluruh masukan DPRD pada sidang ketiga hari ini,” pungkas Jakaria. (Sumber : malinau.go.id)













Discussion about this post