TARAKAN — Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., mengimbau agar pemberian hadiah bagi pelajar yang meraih prestasi dapat diarahkan dalam bentuk tabungan. Langkah tersebut dinilai dapat menjadi bagian dari edukasi keuangan sejak dini sekaligus membangun kebiasaan menabung di kalangan pelajar.
Menurut Khairul, hadiah atas prestasi yang diberikan melalui tabungan, khususnya melalui kerja sama dengan pihak perbankan, tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga dapat memberikan pembelajaran langsung kepada anak mengenai pentingnya mengelola keuangan.
Ia menilai, kebiasaan menabung perlu ditanamkan sejak usia dini agar pelajar terbiasa bersikap hemat, teliti, serta mampu mempertimbangkan penggunaan uang secara bijak.
“Saya mengimbau kalau memberikan hadiah kepada anak-anak yang berprestasi, kalau bisa hadiahnya berupa tabungan. Kita bekerja sama dengan bank, sehingga anak-anak sejak dini sudah diajarkan untuk menabung dan mengelola uangnya dengan baik,” ujar Khairul.
Khairul menambahkan, pemberian hadiah dalam bentuk uang tunai memang dapat menjadi apresiasi secara langsung. Namun, tanpa disertai edukasi mengenai pengelolaan keuangan, uang tersebut berpotensi lebih cepat digunakan untuk kebutuhan yang bersifat konsumtif.
Karena itu, menurutnya, hadiah berupa tabungan dapat memberikan manfaat yang lebih panjang bagi pelajar. Selain memiliki nilai apresiasi atas prestasi yang diraih, tabungan juga dapat mendorong anak untuk belajar menyimpan sebagian uang yang dimiliki dan memahami manfaat menabung.
“Kalau diberikan uang tunai, anak bisa saja langsung membelanjakannya. Tetapi kalau diberikan dalam bentuk tabungan, mereka belajar bahwa uang itu tidak harus langsung dihabiskan. Ini pendidikan yang sangat penting dan sebaiknya dimulai sejak usia dini,” jelasnya.
Ia berharap kebiasaan tersebut dapat diterapkan secara luas, baik dalam lingkungan sekolah maupun berbagai kegiatan yang memberikan penghargaan kepada pelajar berprestasi.
Menurut Khairul, pendidikan menabung bukan hanya berkaitan dengan kemampuan menyimpan uang, tetapi juga membentuk karakter disiplin, hemat dan bertanggung jawab dalam mengambil keputusan terkait penggunaan keuangan.
Dengan demikian, pemberian penghargaan berbentuk tabungan diharapkan dapat menjadi langkah sederhana untuk membangun budaya literasi keuangan sejak dini sekaligus mempersiapkan generasi muda agar lebih bijak dalam mengelola keuangan di masa mendatang. (RF)








Discussion about this post