TARAKAN – Sebanyak 143 mahasiswa baru STMIK PPKIA Tarakanita Rahmawati mendapatkan pembekalan mengenai kepemimpinan dan kesiapan menghadapi perubahan dunia kerja dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB), Senin (24/8/2026).
Wali Kota Tarakan, Khairul, hadir sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut. Ia mengajak mahasiswa baru untuk tidak hanya fokus pada kemampuan akademik, tetapi juga membangun pola pikir terbuka terhadap perubahan serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan di masa mendatang.
Dalam pemaparannya, Khairul menyampaikan bahwa perkembangan teknologi telah mengubah berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan dan dunia kerja. Memasuki era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0, penguasaan teknologi dan kemampuan digital menjadi salah satu modal penting bagi generasi muda.
Menurutnya, kemajuan teknologi juga membawa perubahan terhadap kebutuhan tenaga kerja. Sejumlah pekerjaan yang sebelumnya dilakukan secara manual kini mulai dapat dikerjakan dengan bantuan teknologi. Kondisi tersebut membuat mahasiswa perlu memiliki kemampuan yang lebih luas agar mampu beradaptasi dengan perubahan.
“Jangan hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi bagaimana mahasiswa bisa memahami, mengembangkan, dan memanfaatkan teknologi untuk menghasilkan sesuatu yang bernilai. Kemampuan untuk terus belajar menjadi modal penting menghadapi perubahan,” ujar Khairul.
Ia menambahkan, generasi muda perlu membekali diri dengan kreativitas, kemampuan memecahkan masalah, komunikasi, serta kemauan untuk terus meningkatkan kompetensi. Kemampuan beradaptasi dinilai menjadi salah satu kunci agar lulusan mampu bersaing di tengah perubahan kebutuhan dunia kerja.
Khairul juga menekankan pentingnya keterhubungan antara pendidikan tinggi dan kebutuhan industri. Menurutnya, pembelajaran di perguruan tinggi perlu terus mengikuti perkembangan dunia kerja sehingga kompetensi yang dimiliki lulusan benar-benar relevan dengan kebutuhan lapangan.
“Mahasiswa jangan hanya mengejar nilai, tetapi juga harus membangun kemampuan dan pengalaman. Ketika memasuki dunia kerja, yang dibutuhkan bukan hanya ijazah, tetapi juga kompetensi dan kemampuan untuk beradaptasi,” katanya.
Ia berharap mahasiswa baru dapat memanfaatkan masa perkuliahan untuk mengembangkan potensi diri, membangun jaringan, serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan. Proses tersebut diharapkan dapat membentuk generasi muda yang mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.
Kegiatan PKKMB turut dirangkaikan dengan penyematan tanda peserta kepada perwakilan mahasiswa baru sebagai simbol dimulainya perjalanan pendidikan mereka di STMIK PPKIA Tarakanita Rahmawati. (RF)








Discussion about this post