Tarakan – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di SD Negeri Utama 1 Tarakan berlangsung tertib dan lancar. Memasuki tahapan jalur domisili, jumlah pendaftar terlihat tidak seramai pada hari pertama pembukaan SPMB, namun seluruh proses pelayanan tetap berjalan dengan baik.
Kepala SD Negeri Utama 1 Tarakan, Suryani Palullungan, mengatakan bahwa hingga hari ini proses pendaftaran jalur domisili berlangsung tanpa kendala berarti. Menurutnya, seluruh orang tua yang datang dapat mengikuti tahapan pendaftaran dengan lancar berkat kesiapan panitia dan sistem pelayanan yang telah disiapkan oleh sekolah.
Untuk mengantisipasi berbagai persoalan yang mungkin dihadapi calon peserta didik maupun orang tua, pihak sekolah juga menyediakan meja pengaduan sebagai pusat informasi dan layanan. Dengan adanya fasilitas tersebut, setiap pertanyaan maupun kendala dapat langsung ditangani oleh petugas sehingga proses pendaftaran tetap berjalan efektif.
“Hari ini kami masih melaksanakan proses SPMB melalui jalur domisili. Memang jika dibandingkan dengan hari pertama, jumlah pendaftar tidak seramai sebelumnya, namun seluruh tahapan pendaftaran berjalan dengan lancar, sampai saat ini kami belum menerima laporan adanya kendala dari para orang tua murid. Hal itu juga didukung dengan adanya meja pengaduan yang kami sediakan, sehingga apabila ada pertanyaan atau kesulitan selama proses pendaftaran, dapat langsung ditangani oleh petugas. Tahun ini SD Negeri Utama 1 Tarakan membuka kuota sebanyak 112 peserta didik baru, dan kami juga telah memastikan seluruh rombongan belajar sudah siap digunakan. Harapan kami, seluruh proses SPMB dapat berjalan dengan baik hingga selesai dan peserta didik yang diterima nantinya bisa langsung mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan nyaman sejak hari pertama masuk sekolah.”
Pada pelaksanaan SPMB 2026 SD Negeri Utama 1 Tarakan Berjalan Lancar ini, sekolah membuka kuota penerimaan sebanyak 112 peserta didik baru. Jumlah tersebut telah disesuaikan dengan daya tampung sekolah serta kesiapan sarana dan prasarana yang tersedia.
Selain memastikan proses penerimaan berjalan lancar, pihak sekolah juga telah mempersiapkan rombongan belajar (rombel) untuk menampung seluruh peserta didik yang nantinya dinyatakan diterima. Dengan kesiapan tersebut, kegiatan belajar mengajar pada tahun ajaran baru diharapkan dapat berlangsung optimal sejak hari pertama masuk sekolah. (RF)








Discussion about this post