TARAKAN – Pasukan Amal Sholeh (Paskas) Tarakan membuka pintu kerja sama dengan berbagai pihak dalam pelaksanaan kegiatan Santri Berbagi Takjil, yang selama ini menjadi program rutin setiap tahun di bulan suci Ramadan.
Kegiatan yang digagas untuk menumbuhkan semangat berbagi tersebut tidak hanya melibatkan para relawan Paskas, tetapi juga mengajak berbagai komunitas serta elemen masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam menyalurkan paket takjil kepada masyarakat yang membutuhkan.
Komandan Paskas Tarakan, Ahmad Faiz, mengatakan bahwa pihaknya sangat terbuka untuk menjalin kolaborasi dengan komunitas, organisasi, maupun individu yang ingin terlibat dalam kegiatan sosial tersebut.
“Program Santri Berbagi Takjil ini merupakan kegiatan rutin yang kami laksanakan setiap tahun. Kami membuka pintu kerja sama bagi siapa saja yang ingin berkolaborasi untuk menebarkan kebaikan di bulan Ramadan,” ujar Ahmad Faiz.
Ia juga mengungkapkan harapannya agar ke depan kegiatan berbagi takjil tidak hanya menyasar masjid, tetapi juga dapat menjangkau tempat lain yang membutuhkan perhatian, seperti rumah sakit.
Menurutnya, para pasien yang sedang menjalani perawatan juga layak merasakan kepedulian dan kebahagiaan di bulan Ramadan, khususnya saat waktu berbuka puasa.
“InsyaAllah ke depan kami ingin memperluas jangkauan kegiatan ini. Tidak hanya berbagi takjil di masjid, tetapi juga ke rumah sakit untuk para pasien yang sedang sakit. Program seperti ini sudah pernah dilakukan oleh Paskas di beberapa daerah lain, dan kami berharap bisa merealisasikannya juga di Tarakan,” tambahnya.
Dengan semangat kolaborasi, Paskas Tarakan berharap program Santri Berbagi Takjil dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, sekaligus memperkuat nilai kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Ke depan kami ingin kegiatan berbagi takjil ini tidak hanya menyasar masjid, tetapi juga rumah sakit, agar para pasien yang sedang menjalani perawatan juga bisa merasakan perhatian dan kebahagiaan di bulan Ramadan,” – ujar Ahmad . (RF)










Discussion about this post