Tarakan – Dinas Pendidikan Kota Tarakan melalui Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Kamal, menyampaikan bahwa menjelang penghujung tahun pihaknya secara rutin melakukan evaluasi terhadap seluruh program kerja.
Salah satu program yang menjadi perhatian utama adalah upaya pengentasan bullying di lingkungan sekolah. Dalam hal ini, Dinas Pendidikan telah membentuk tim khusus yang berfokus pada penanganan dan pencegahan tindakan perundungan di satuan pendidikan.
Kamal menjelaskan bahwa program tersebut terus dikembangkan melalui pembinaan dan sosialisasi kepada pihak sekolah, guru, serta siswa. “Kami mendorong seluruh sekolah untuk aktif menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi peserta didik,” ujarnya.
Sebagai bagian dari implementasi program ini, SD Negeri 013 Kota Tarakan telah ditetapkan sebagai sekolah percontohan dalam penerapan gerakan anti bullying. Sekolah tersebut diharapkan dapat menjadi model bagi sekolah lain dalam mengembangkan budaya positif di lingkungan pendidikan.
Kamal menegaskan bahwa upaya pencegahan bullying merupakan tanggung jawab bersama semua pihak, baik sekolah, orang tua maupun masyarakat. “Dengan kolaborasi yang kuat, kami optimis kasus perundungan di sekolah dapat terus ditekan sehingga tercipta suasana belajar yang lebih sehat dan produktif,” tambahnya. (RF)










Discussion about this post