TARAKAN – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tarakan, Abdul Azis Hasan, meyakini evaluasi terhadap seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) akan terus dilakukan secara berkelanjutan guna memastikan pelaksanaan program pemerintah berjalan sesuai target dan mendukung terwujudnya visi pembangunan Kota Tarakan sebagai Smart City dan Smart Government.
Menurutnya, evaluasi menjadi bagian penting dalam mengukur capaian kinerja setiap perangkat daerah, sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang masih perlu dibenahi. Dengan demikian, setiap OPD diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan program, memperkuat koordinasi, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin optimal.
Abdul Azis Hasan menegaskan, pencapaian visi tersebut membutuhkan komitmen bersama dari seluruh jajaran pemerintah daerah. Setiap OPD harus mampu menerjemahkan arah kebijakan kepala daerah ke dalam program kerja yang terukur, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Evaluasi akan terus kita lakukan di setiap OPD untuk melihat sejauh mana program dan kegiatan yang dilaksanakan sudah berjalan sesuai target. Jika masih ada kekurangan atau kendala, tentu harus segera dibenahi agar seluruh perangkat daerah dapat bergerak searah dalam mewujudkan Smart City dan Smart Government di Kota Tarakan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, konsep Smart City tidak hanya berkaitan dengan pemanfaatan teknologi dalam kehidupan perkotaan, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas pelayanan publik, pengelolaan sumber daya yang lebih efektif, serta kemampuan pemerintah merespons kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat.
Sementara itu, Smart Government menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, akuntabel, dan didukung pemanfaatan teknologi digital. Karena itu, setiap OPD perlu terus meningkatkan kualitas sistem kerja, kompetensi aparatur, serta integrasi layanan agar masyarakat semakin mudah mengakses berbagai kebutuhan administrasi dan pelayanan pemerintah.
Abdul Azis menilai, transformasi menuju pemerintahan yang cerdas tidak dapat hanya dibebankan kepada satu atau dua perangkat daerah. Seluruh OPD harus berperan aktif sesuai tugas dan fungsinya, termasuk dalam memperkuat koordinasi lintas sektor serta memastikan program pembangunan saling terhubung dan tidak berjalan sendiri-sendiri.
Selain mengevaluasi capaian program, pemerintah daerah juga perlu memastikan setiap pelaksanaan kegiatan memiliki indikator kinerja yang jelas. Hasil evaluasi tersebut selanjutnya menjadi dasar untuk menentukan langkah perbaikan, menyusun prioritas, dan meningkatkan kualitas pelaksanaan program pada periode berikutnya.
“Yang kita inginkan bukan sekadar program terlaksana, tetapi juga bagaimana hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat. Karena itu, setiap OPD harus memahami target yang ingin dicapai, melakukan pengukuran terhadap kinerjanya, dan menindaklanjuti hasil evaluasi dengan langkah perbaikan yang konkret,” tambahnya.
Ia berharap, melalui evaluasi yang dilakukan secara konsisten, kinerja perangkat daerah semakin terarah dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta tuntutan pelayanan masyarakat yang terus meningkat.
Dengan sinergi seluruh OPD dan pengawasan terhadap capaian kinerja secara berkelanjutan, Pemerintah Kota Tarakan optimistis upaya mewujudkan Smart City dan Smart Government dapat berjalan lebih maksimal, sekaligus mendorong terciptanya pemerintahan yang modern, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (RF)








Discussion about this post