TARAKAN – Ketua Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kota Tarakan, Herman Hamid, memberikan perhatian terhadap kondisi kesehatan 17 atlet karate yang telah terpilih untuk memperkuat Tarakan pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) II Kalimantan Utara yang akan berlangsung di Kabupaten Malinau pada November mendatang.
Menjelang pelaksanaan ajang olahraga tingkat provinsi tersebut, Herman mengingatkan seluruh atlet agar tidak hanya fokus pada peningkatan kemampuan teknik dan fisik melalui latihan, tetapi juga memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing.
Menurutnya, menjaga kesehatan menjadi bagian penting dalam persiapan atlet. Sebab, seluruh proses latihan yang telah dilakukan akan menjadi kurang maksimal apabila kondisi atlet justru menurun ketika memasuki waktu pertandingan.
Karena itu, para atlet diminta menjaga kondisi tubuh sejak masa persiapan hingga hari pertandingan. Hal tersebut dinilai penting agar 17 atlet yang telah terpilih dapat tampil dalam kondisi yang benar-benar prima saat menjalani setiap pertandingan di PORPROV nanti.
“Yang paling penting saya ingatkan kepada 17 atlet yang sudah terpilih ini adalah menjaga kesehatan. Jangan sampai nanti ketika hari H, kondisi kesehatan tidak maksimal. Kita ingin seluruh atlet bisa mengikuti pertandingan dengan kondisi yang sehat dan prima,” ujar Herman Hamid.
Herman juga menekankan bahwa kesiapan menghadapi PORPROV tidak hanya ditentukan oleh latihan yang dilakukan di tempat pemusatan latihan. Disiplin atlet dalam menjaga kondisi di luar sesi latihan juga menjadi bagian dari persiapan yang tidak kalah penting.
Para atlet diharapkan dapat menjaga pola hidup, waktu istirahat, serta kebugaran tubuh sehingga kondisi fisik tetap terjaga selama menjalani rangkaian persiapan menuju pertandingan.
Terlebih, PORPROV II Kaltara di Malinau akan mempertemukan atlet-atlet karate dari berbagai daerah di Kalimantan Utara. Dengan demikian, kesiapan fisik dan kesehatan perlu menjadi perhatian agar para atlet dapat menjalankan seluruh agenda pertandingan dengan optimal.
Herman berharap 17 atlet yang telah mendapatkan kepercayaan untuk membawa nama Kota Tarakan tersebut dapat mempertahankan semangat dan fokus selama masa persiapan.
Selain kemampuan teknik dan fisik, kesiapan mental serta kondisi tubuh yang sehat diharapkan dapat mendukung para atlet dalam menghadapi persaingan pada PORPROV II Kaltara.
“Semua sudah dipersiapkan, tinggal bagaimana atlet menjaga kondisi masing-masing sampai pelaksanaan nanti. Jangan sampai ada hal-hal yang membuat kondisi menurun ketika pertandingan sudah dimulai,” tambahnya.
FORKI Tarakan sendiri terus mematangkan persiapan para atlet sebelum bertolak ke Malinau. Seluruh atlet yang terpilih diharapkan dapat memanfaatkan waktu persiapan yang tersisa dengan sebaik-baiknya, sehingga saat memasuki pertandingan mereka berada dalam kondisi siap secara fisik maupun mental.
Dengan persiapan tersebut, FORKI Tarakan berharap 17 atlet yang akan tampil di PORPROV II Kaltara dapat memberikan performa maksimal dan membawa nama Kota Tarakan dengan baik dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut. (RF)








Discussion about this post