TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan terus mendorong terwujudnya lingkungan masyarakat yang inklusif bagi seluruh warga, termasuk penyandang disabilitas. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Tarakan, Khairul, saat membuka Festival Hari Bahasa Isyarat Internasional di UPTD LLK Tarakan.
Kegiatan yang mengusung tema “Merayakan Identitas Budaya dan Hak Kita Setara, Kita Semua Inklusi” tersebut diisi dengan talkshow serta pameran UMKM Tuli Dengar.
Dalam kesempatan itu, Khairul mengajak masyarakat untuk mulai mengenal dan mempelajari bahasa isyarat. Menurutnya, pemahaman bahasa isyarat dapat menjadi salah satu cara untuk membuka akses komunikasi yang lebih setara bagi penyandang disabilitas.
“Bahasa isyarat ini penting untuk kita pelajari bersama, bukan hanya bagi teman-teman penyandang disabilitas, tetapi juga bagi masyarakat dan terutama ASN. Dengan memahami bahasa isyarat dasar, kita bisa membuka akses komunikasi yang lebih setara dan memberikan pelayanan publik yang inklusif,” ujar Khairul.
Ia juga mendorong aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Tarakan untuk memiliki kemampuan dasar bahasa isyarat. Hal tersebut dinilai dapat mendukung terciptanya pelayanan publik yang lebih mudah diakses dan ramah bagi seluruh masyarakat.
Selain itu, Khairul menyampaikan bahwa Pemkot Tarakan telah memberikan ruang bagi kelompok rentan untuk terlibat dalam proses pembangunan melalui forum kaum rentan dalam pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan atau Musrenbang.
“Pemerintah Kota Tarakan juga terus memberikan ruang bagi kelompok rentan untuk menyampaikan aspirasi dan kebutuhannya, salah satunya melalui forum kaum rentan dalam pelaksanaan Musrenbang. Ini menjadi bagian dari upaya kita agar pembangunan dapat dirasakan dan melibatkan seluruh masyarakat,” katanya.
Khairul turut menyampaikan apresiasi kepada GERKATIN yang telah menyelenggarakan Festival Hari Bahasa Isyarat Internasional. Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kesetaraan serta pemenuhan hak penyandang disabilitas.
“Saya mengapresiasi GERKATIN yang telah melaksanakan kegiatan ini. Mudah-mudahan melalui kegiatan seperti ini, semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya kesetaraan, inklusi, dan hak penyandang disabilitas,” tambahnya.
Usai membuka kegiatan, Wali Kota Tarakan kemudian meninjau sejumlah stan UMKM Tuli Dengar. Dalam kunjungan tersebut, ia turut membeli beberapa produk dan karya yang dipamerkan sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha dari kalangan penyandang disabilitas. (RF)








Discussion about this post