TARAKAN – Wali Kota Tarakan dr. H. Khairul, M.Kes, menetapkan 50 anak putus sekolah di Kelurahan Selumit Pantai sebagai fokus utama program Sekolah Rakyat. Data ini didapat dari Polres Tarakan melalui program Kampung Bebas Narkoba.
Sekolah Rakyat, program dari pemerintah pusat, menawarkan pendidikan berasrama gratis mulai dari SD hingga SMA. Program ini diharapkan jadi solusi nyata untuk mengatasi masalah anak putus sekolah di Tarakan.
“Intinya, bagaimana anak-anak ini mendapatkan pendidikan yang layak sekaligus menjadi jalan keluar dari kemiskinan,” ujar Khairul saat ditemui di Kelurahan Selumit Pantai.
Khairul menegaskan, meski pendidikan gratis sudah diterapkan, masih ada kendala lain yang dihadapi siswa, seperti biaya transportasi. “Sekolah gratis saja tidak cukup kalau ada masalah seperti transportasi,” tambahnya.
Menurut Khairul, konsep sekolah berasrama punya kelebihan karena memudahkan pengawasan terhadap siswa.
“Sistem ini memungkinkan pemantauan perkembangan anak secara lebih optimal,” jelasnya.
Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan akses pendidikan, tetapi juga membuka peluang masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak Tarakan. (*)
Reporter : Khaerul A. Mukhlis
Editor : Arif Rusman










Discussion about this post