17 Sep 2021
Tarakan

Peninggalan Berbahaya PD-II Masih Banyak, Gegana Polda Kaltara Minta Warga Tarakan Proaktif Melapor

Peninggalan Berbahaya PD-II Masih Banyak, Gegana Polda Kaltara Minta Warga Tarakan Proaktif Melapor

Keterangan Gambar : Mortir aktif yang disinyalir peninggalan Perang Dunia ke-II ditemukan dibelakang rumah Paul dan Natalia.

TARAKAN – Tim Subden Gegana Satbrimob Polda Kaltara melakukan evakuasi temuan sebuah mortir di belakang rumah warga yang terletak di RT 20 Kel.Pamusian, Kec.Tarakan tengah pada Sabtu (11/09/2021) sore.

Sebuah mortir aktif peninggalan Perang Dunia II (PD-II) yang ditemukan di belakang rumah milik Paul (41) ini ditemukan oleh istrinya Natalia (31) ketika sedang membersihkan bagian belakang rumahnya yang kerap kali mengalami banjir sekira pukul 11.00 WITA.

Karena merasa khawatir Natalia dan Paul langsung bergegas melaporkan benda temuan tersebut kepada Babinsa setempat dan dikoordinasikan ke Polsek Tarakan Barat untuk diteruskan ke Mako Satbrimob Polda Kaltara untuk ditindaklanjuti.

Panit III Gegana Satbrimob Polda Kaltara, Bripka Iswanto menjelaskan mortir temuan Natalia tersebut berukuran panjang 35 centimeter, dengan lebar berdiameter 9 cm dan berat kurang lebih 2 kilogram. 

“Pantauan kita dari covernya, terlihat mortir ini masih aktif. Tingkat resikonya agar aman berada di jarak aman 500 meter,” Ungkap Iswanto.

Usai melakukan identifikasi di lokasi, petugas Den Gegana langsung mengamankan mortir tersebut menggunakan bom blanket lalu dibawa ke Mako Brimob Polda Kaltara, di Kelurahan Karang Anyar untuk dimusnahkan.

“Akan kita musnahkan di Mako Brimob,” Imbuhnya.

Kota Tarakan selama ini memang dikenal sebagai medan pertempuran pada PD-II sehingga banyak menyisakan peninggalan sejarah termasuk benda militer seperti amunisi senjata, mortir, torpedo, ranjau dan bahan peledak lainnya baik sudah non-aktif maupun masih aktif.

Karena itu, Iswanto menghimbau kepada seluruh masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila menemukan benda-benda serupa, sebab diduga masih terdapat sisa-sisa mortir di area sekitar pemukiman dan pegunungan kediaman Paul dan Natalia tersebut.

“Pengalaman kita biasanya pasti ada lagi yang lain (Mortir) disekitarnya. Maka itu kami berharap apabila masyarakat menemukan atau melihat silahkan cepat laporkan ke kepolisian atau pihak yang berkompeten. Biasanya dilaporkan ke Polres Tarakan, nanti Polres yang segera teruskan ke kita,” Ujarnya.

Kirim Komentar