27 Nov 2021
Tarakan

Pelaku Kirim Paket Sabu Lewat Ekspedisi, Tujuan Penerima di Parepare

Pelaku Kirim Paket Sabu Lewat Ekspedisi, Tujuan Penerima di Parepare

Keterangan Gambar : Barang bukti sabu yang diamankan BNNP Kaltara

TARAKAN – Petugas avsec di cargo Bandara Juwata Tarakan mendapati paket barang mencurigakan, yang dikirimkan melalui jasa ekspedisi. Setelah berkoordinasi dengan BNNP Kaltara dan memanggil petugas jasa ekspedisi, paket barang itu dibuka dan berisi narkotika jenis sabu.

“Barang ini dari jasa pengiriman ekspedisi. Karena ada barang yang dicurigai kemudian petugas cargo melaporkan ke BNNP. Kemudian didatangkan petugas dari ekspedisi, kemudian dilihat bersama-sama,” ujar Kepala BNNP Kaltara, Brgijen Pol Samudi.

Paket kiriman berisi sabu itu rencananya akan dikirmkan dengan tujuan sebuah alamat bengkel di Soreang, Kota Parepare. Petugas yang melakukan pengembangan berhasil mengamankan seseorang inisial BN, selaku penerima barang.

“Dikembangkan kemudian didapatkan satu orang lagi atas nama HI. HI ini dalam pelaksanaan atau pada saat kegiatan menerima di hotel, sehingga tim sudah berhasil mengamankan dua orang,” terang Brigjen Pol Samudi.

Dari hasil pemeriksaan sementara, diperoleh informasi tentang seseorang yang memerintahkan pengiriman paket sabu, yakni inisial RZ. Ia merupakan seorang napi di yang masih menjalani masa tahanan di Lapas Parepare.

Beberapa jam setelah sempat dilakukan interogasi, petugas BNNP menerima informasi dari Lapas Parepare bahwa napi inisial RZ sudah dinyatakan meninggal dunia.

“Tim berkoordinasi dengan Lapas Pare-Pare untuk mengintrogasi. Namun Tuhan berkehendak lain, setelah beberapa jam RZ diintrogasi, kita mendapat informasi dari Lapas bahwa RZ ini meninggal dunia. Dan kita juga memastikan mendapat laporan kemudian juga ada foto,” kata Kepala BNNP Kaltara.

Kepada petugas, RZ sempat memberikan keterangan terkait informasi seseorang yang menjadi pengirim barang melalui jasa ekspedisi, yakni inisial ED di Nunukan.

Jadi ED ini yang mengirim menggunakan jasa ekspedisi. Pada saat dilakukan penyelidikan, kita sudah mendapatkan alamat. Namun pada saat dilakukan penggeledahan, ED ini sudah melarikan diri. Hingga saat ini Edy yang diduga sebagai pengirim barang, masih dilakukan pengejaran,” terang Brigjen Pol Samudi.

Pada perkara ini petugas mengamankan barang bukti diantaranya tiga kantong plastik berisi paket sabu, dengan berat hampir 3 KG. (fir)

Kirim Komentar