01 Oct 2022
Tarakan

Gerindra Puji Kinerja Khairul, Buka Peluang Koalisi

Gerindra Puji Kinerja Khairul, Buka Peluang Koalisi

Keterangan Gambar : Muhammad Yunus

TARAKAN - DPC Gerindra Tarakan menganggap kinerja Pemerintah Kota di bawah kepemimpinan Khairul sudah berjalan maksimal. Pun demikian dengan pemenuhan janji politik yang mayoritas sudah direalisasikan. Atas capaian tersebut Gerindra membuka peluang koalisi kepada Khairul, untuk Pilkada 2024 mendatang.

"Kinerjanya sudah dijalankan dengan baik, kami pasti mengawal kebijakan pemerintah. Memang adalah janji politik yang belum seratus persen terpenuhi, karena kendala teknis, kita harus maklumi. Saya lihat Khairul janji politiknya sudah maksimal lah," ucap Muhammad Yunus.

Peluang bagi Khairul juga terbuka, jika berminat untuk masuk sebagai kader Gerindra. Ketua DPC Gerindra Tarakan, Muhammad Yunus mengatakan, saat ini popularitas dan elektabilitas Khairul masih cukup baik.

"Kita harus cari yang terbaik. Untuk saat ini di luar kader Gerindra, beliau (Khairul) yang terbaik. Untuk saat ini popularitas dan elektabilitasny incumbent juga masih di atas," ujar pria yang juga menjabat sebagai unsur pimpinan di DPRD Tarakan itu.

Selain kinerja di pemerintahan yang baik, Gerindra juga menilai komunikasi Khairul dengan partai politik juga bagus. Partai politik di luar koalisi juga dirangkul, demi berjalannya pembangunan dan program pemerintah kota Tarakan.

"Komunikasi ke partai itu sangat baik, dan saya sangat sering ketemu beliau (Khairul). Dan ini kalau kita lihat, pemimpin di daerah ya harus merangkul semua, jangan sampai terjadi perpecahan hanya karena berbeda pilihan," kata Muhammad Yunus.

Terkait persiapan Pilkada 2024 mendatang, Muhammad Yunus menambahkan, 'bongkar pasang' koalisi partai politik masih dinamis. Bahkan menurut dia, hingga detik terakhir masuknya tahapan pendaftaran calon, semua kemungkinan masih dapat terjadi.

"Kalau kolaborasi antara incumbent, bisa dari Gerindra kita usung wakil, atau Gerindra yang 01. Sekarang (Gerindra) 4 kursi di pimpinan, PKB sama kami cuman selisih suara, bukan selisih kursi," pungkas Muhammad Yunus. (fir)

Kirim Komentar