01 Mar 2021
Tarakan

Command Center Menggunakan Eks Kantor Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Tarakan

Command Center Menggunakan Eks Kantor Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Tarakan

Keterangan Gambar : UPT Command Center. Foto: Tarakan TV

TARAKAN – Dalam rangka mendukung visi yakni terwujudnya Tarakan sebagai Kota Maju dan Sejahtera melalui Smart City, Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan akan menghadirkan command center.  

Command Center nantinya menyiapkan bebeberapa layanan. Seperti aduan maupun pemantauan baik lalu lintas, keamanan masyarakat dan lain-lain. Nantinya akan didukung juga dengan pemasangan kamera pengintai di sudut-sudut kota, seperti yang di kota-kota besar semisal di Makassar.

Rencana hadirnya command center ini diungkapkan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Tarakan, Hendra Arfandi, Jumat (19/2/2020).

Command center akan menggunakan eks kantor Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian yang berlokasi di kompleks Kantor Wali Kota Tarakan sebagai markasnya.

Saat ini sedang dilakukan pembenahan juga masih dilakukan. Dinding luar gedung telah dicat berwarna biru tua. Kini tinggal menyiapkan peralatan pendukung. 

“Ya secepatnya kita mau. Cuma memang ada kendala di peralatan, anggaran kita juga terbatas, jadi untuk pernyiapan peralatan seperti panel-panel untuk layar tampilan itu masih belum,” ujar Hendra Arfandi.

Command Center nantinya berstatus Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang terintegrasi dengan instansi terkait yang bertugas mengoperasikannya. Seperti kepolisian, Dinas Perhubungan dan lain-lain. 

Diakui mantan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Tarakan ini, persiapannya saat ini belum selesai. Pihaknya masih melengkapi perangkatnya.

Jika sudah memadai dan sesuai standar yang diharapkan serta bisa efektif bekerja, dilanjutkan dengan pembuatan SOP (Standard Operating Procedure) di instansi yang dibutuhkan untuk Command Center. Seperti dari kepolisian dan Dinas Perhubungan.

Terkait peralatan yang dibutuhkan, menurut Hendra Arfandi, pihaknya tinggal membutuhkan panel untuk layar tampilan.

Kirim Komentar