21 Jul 2024
Bulungan

BI Bersama Pemprov Kaltara Gelar Panen dan Tanam Perdana Cabai dengan Metode Proliga

BI Bersama Pemprov Kaltara Gelar Panen dan Tanam Perdana Cabai dengan Metode Proliga

TANJUNG SELOR- Bank Indonesia Kalimantan Utara (BI Kaltara), Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Pemerintah Kabupaten Bulungan (Pemkab) melaksanakan Kepiatan dengan mengusung tema “Panen Bersama dan Tanam Perdana Cabai dengan Metode Proliga (Produksi Lipat Ganda)” di Desa Salimbatu SP-7, Kecamatan Tanjung Palas Tengah. 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Gubernur Pemprov Kaltara yang diwakili oleh Stal Bidanp Hukum, Robby Yuridi Hatman, S.Sos., MT., Kepala BI Kaltara, Wahyu lndra Sukma, dan Bupati Pemkab, Syarwani S.Pd., M.Si, serta tamu undangan lainnya. 

Kepiatan ini telah diinisiasi sejak akhir tahun 2023 dalam mendukung strategi pengendalian inflasi melalui peningkatkan kapasitas produksi komoditas pangan strategis di Prov. Kaltara.

Kepala BI Kaltara, Wahyu Indra Sukma menyampaikan bahwa BI bersama Pemda terus berupaya mendorong peningkatan produktivitas cabai dalam mendukung pengendalian inflasi di Kaltara. 

“Demonstrasi Plot dengan menggunakan teknik Produksi Lipat Ganda telah diinisiasi bersama Pemerintah Kabupaten Bulungan sejak akhir tahun 2023. Dalam hasilnya, terdapat kenaikan produksi sebesar 11 % (yoy), dari 6,8 ton/ Ha, menjadi 7,6 ton/ Ha,”ujarnya.

Dilanjutkan Wahyu Indra, jika peningkatan produktivitas ini diharapkan dapat terus berlanjut, dan menjadi model bisnis baru yang dapat direplikasi di kelompok tani cabai lainnya,  agar dapat meningkatkan produksi cabai di Provinsi Kaltara secara keseluruhan.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Utara melalui Stal Ahli Bidang Hukum turut mengapresiasi kepada Bank Indonesia yanp telah menginisiasi tanam dan panen dalam rangka pengendalian inflasi. 

“Kepiatan panen dan tanam cabai hari ini, diharapkan dapat menjadi salah satu langkah komunikasi efektif, untuk menggaungkan upaya peningkatan ketersediaan pasokan kebutuhan bahan pokok di Kaltara, utamanya produk pangan, seperti cabai merah dan cabai rawit yang juga menjadi penyumbang inflasi tertinggi,”tutupnya.(*)

Kirim Komentar