TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan bersama Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kota Tarakan menggelar kegiatan Tarakan Bershalawat Nabi Muhammad SAW di Islamic Center Baitul Izzah Kota Tarakan, Jumat (21/8/2026) malam.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarwarga.
Tarakan Bershalawat menghadirkan sejumlah penceramah, yakni Nabila Abdul Rahim Bayan dan Ahmad Slamet Ibnu Syam. Kegiatan tersebut juga dihadiri Wali Kota Tarakan Khairul serta Wakil Wali Kota Tarakan Ibnu Saud Is.
Selain rangkaian tausiah dan shalawat, PHBI Kota Tarakan turut menggelar lomba telur hias sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Tarakan Bershalawat.
Wali Kota Tarakan Khairul mengatakan, peringatan keagamaan seperti Tarakan Bershalawat diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan nilai dan semangat yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Jangan sampai kegiatan ini hanya menjadi acara seremonial. Apa yang kita dengarkan dan kita dapatkan malam ini hendaknya bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menjaga persaudaraan dan kebersamaan,” ujar Khairul.
Menurutnya, Tarakan merupakan daerah yang dihuni masyarakat dengan latar belakang suku dan budaya yang beragam. Karena itu, semangat persatuan dan kebersamaan perlu terus dijaga melalui berbagai kegiatan yang dapat mempererat hubungan antarwarga.
“Tarakan ini penuh dengan keberagaman suku dan budaya. Perbedaan tersebut harus menjadi kekuatan untuk kita saling menghargai dan menjaga kebersamaan. Semangat mencintai Rasulullah SAW juga harus tercermin dalam sikap kita untuk hidup rukun dan saling menghormati,” katanya.
Ia berharap Tarakan Bershalawat dapat menjadi momentum bagi masyarakat untuk meningkatkan keimanan sekaligus memperkuat persatuan dan kerukunan di Kota Tarakan.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diajak untuk memperbanyak shalawat dan meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan bermasyarakat, sehingga nilai-nilai keagamaan dapat berjalan seiring dengan semangat kebersamaan di tengah keberagaman Kota Tarakan. (RF)








Discussion about this post