TARAKAN — Semarak Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) ke-6 Kota Tarakan terus berlangsung meriah. Memasuki malam kedua pelaksanaan, masyarakat kembali disuguhkan beragam pertunjukan seni dan budaya dari berbagai kerukunan adat yang ada di Kota Tarakan.
Digelar di Kawasan Wisata Taman Berkampung, malam kedua PKD ke-6 menghadirkan sedikitnya delapan penampilan tarian dari masing-masing kerukunan adat. Beragam tarian tersebut menjadi gambaran kekayaan budaya yang hidup dan berkembang di tengah keberagaman masyarakat Kota Tarakan.
Penampilan para penari mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang hadir. Dengan mengenakan pakaian adat serta diiringi musik tradisional, setiap kerukunan menampilkan ciri khas budaya masing-masing, sekaligus memperlihatkan bagaimana keberagaman tersebut dapat menjadi bagian dari identitas Kota Tarakan.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyaksikan pertunjukan seni, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkenalkan dan melestarikan berbagai budaya yang berasal dari sejumlah daerah di Indonesia.
Semarak PKD ke-6 juga semakin terasa dengan kehadiran berbagai stand yang diisi oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Beragam produk khas daerah ditampilkan dan ditawarkan kepada masyarakat yang berkunjung ke kawasan Taman Berkampung.
Mulai dari makanan khas hingga kain tradisional dari berbagai daerah dapat ditemukan di stand-stand UMKM tersebut. Produk yang ditampilkan berasal dari beragam daerah, mulai dari Sulawesi, Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga berbagai daerah di Kalimantan.
Kehadiran UMKM ini sekaligus memberikan kesempatan bagi para pelaku usaha untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat secara lebih luas. Tidak hanya menjadi bagian dari kemeriahan acara, stand UMKM juga menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang ingin mencicipi kuliner maupun melihat langsung produk budaya dari berbagai daerah.
Melalui rangkaian kegiatan PKD ke-6, keberagaman budaya di Kota Tarakan tidak hanya ditampilkan melalui pertunjukan seni, tetapi juga melalui kuliner, kain tradisional, serta produk-produk khas daerah yang dibawa oleh para pelaku UMKM.
Pekan Kebudayaan Daerah ke-6 ini diharapkan dapat terus menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal, menjaga, sekaligus melestarikan kekayaan budaya Nusantara yang ada di Kota Tarakan.
Dengan mengusung semangat keberagaman dan kebersamaan, PKD ke-6 sekaligus memperlihatkan bahwa perbedaan latar belakang budaya dapat menjadi kekuatan dalam membangun kebersamaan masyarakat di Kota Tarakan. (RF)








Discussion about this post