Tarakan — Wali Kota Tarakan Khairul menegaskan perlu adanya kerjasama yang erat antar semua pihak dalam meminimalisir angka penyebaran penyakit menular maupun tidak menular.
Hal ini disampaikan dalam kegiatan Rapat Koordinasi Teknis Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kota Tarakan Tahun 2026 dengan mengusung tema Satu Visi Satu Aksi Perkuat Komitmen Bersama dalam Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit, yang digelar di Swiss Bell Hotel.
Khairul menyebutkan bahwa upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar hasil yang dicapai lebih optimal.
“Perlu adanya kerjasama yang erat antar semua pihak agar upaya pencegahan dan pengendalian penyakit dapat berjalan maksimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Khairul.
Dalam kegiatan tersebut, juga dilaksanakan sosialisasi PD3I dan imunisasi dengan tema Mewujudkan Sistem Imun Wilayah Sinergi, serta sosialisasi penyakit tidak menular atau PTM dengan tema Deteksi Dini, Respon Cepat dan Penanganan Tepat Penyakit PTM.
Khairul menekankan bahwa peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya imunisasi dan deteksi dini menjadi salah satu langkah strategis dalam menekan angka penyakit di Kota Tarakan.
“Kesadaran masyarakat menjadi kunci utama, terutama dalam hal imunisasi dan deteksi dini agar penyebaran penyakit dapat diminimalisir sejak awal,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan masyarakat yang lebih sehat serta mengurangi risiko penyebaran berbagai jenis penyakit. (RF)








Discussion about this post