TARAKAN – Dalam upaya mendorong peningkatan perekonomian Provinsi Kalimantan Utara, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Kalimantan Utara menggelar kegiatan bertajuk National Logistics Ecosystem: Konsep dan Implementasi Akselerasi Ekspor Unggulan Kalimantan Utara. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Graha Angkasa, Terminal Bandar Udara Juwata Tarakan.
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dalam meningkatkan pelayanan publik, khususnya melalui sertifikasi layanan ekspor komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam mempercepat arus logistik serta memperkuat daya saing komoditas unggulan daerah di pasar internasional.
Acara tersebut dihadiri oleh Mayor Jenderal TNI (Purn) Drs. Hasan Saleh selaku anggota Komisi IV DPR RI, Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Kalimantan Utara, serta perwakilan Pemerintah Kota Tarakan yang dihadiri oleh Ajat Jatnika selaku Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan (Asisten II) Setda Kota Tarakan serta para pelaku usaha dan perwakilan dari Hipmi Tarakan.
Dalam kegiatan ini, dibahas secara mendalam mengenai penerapan konsep National Logistics Ecosystem (NLE) yang diharapkan mampu menyederhanakan proses logistik, meningkatkan efisiensi, serta menekan biaya distribusi ekspor. Dengan implementasi yang optimal, NLE diyakini dapat menjadi katalisator dalam meningkatkan volume ekspor dari Kalimantan Utara.
Kepala BKHIT Kalimantan Utara dalam kesempatan tersebut menyampaikan, “Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam mendorong percepatan ekspor komoditas unggulan Kalimantan Utara melalui penerapan National Logistics Ecosystem. Kami berharap sinergi antarinstansi dapat terus diperkuat demi meningkatkan daya saing produk daerah di pasar internasional.”
Senada dengan hal tersebut, Ajat Jatnika juga menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan ini. “Kami dari pemerintah daerah sangat mendukung upaya ini, karena akselerasi ekspor akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah serta kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, kegiatan ini juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, serta pelaku usaha dalam menciptakan sistem logistik yang terintegrasi dan berkelanjutan. Sertifikasi layanan ekspor yang cepat, transparan, dan akuntabel menjadi salah satu faktor kunci dalam meningkatkan kepercayaan pasar global terhadap produk unggulan daerah. (RF)








Discussion about this post