TARAKAN – Di Stadion Datu Adil, Tarakan, suasana Minggu pagi (5/10/2025) terasa beda. Ratusan orang berkumpul, bukan untuk pertandingan olahraga, tapi untuk merayakan Hari Bahasa Isyarat Internasional dan Pekan Tuli 2025.
Tema acaranya kece, “Tidak Ada Hak Asasi Manusia Tanpa Hak Bahasa Isyarat.” Pesannya jelas, semua orang termasuk teman-teman tuli, punya hak yang sama untuk didengar.
Acara ini bukan sekadar perayaan, melainkan cerminan komitmen kota kecil di Kalimantan Utara ini untuk merangkul keberagaman dan kesetaraan.
Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., hadir membuka acara dengan penuh antusiasme. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa inklusivitas bukanlah sekadar jargon, melainkan prinsip yang dipegang teguh dalam pembangunan kota.
“Kami melibatkan teman-teman penyandang disabilitas dalam perencanaan pembangunan. Selain itu, kuota khusus untuk mereka juga telah kami sediakan dalam rekrutmen ASN,” ujarnya.
Acara ini menjadi panggung bagi teman-teman tuli untuk menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya. Sorot mata penonton tertuju pada pertunjukan pantomim yang memukau, dipersembahkan oleh seorang siswa dari SLB Negeri Tarakan.
Dengan gerakan tangan yang lincah dan ekspresi penuh makna, ia menceritakan kisah tanpa kata, namun penuh emosi, yang menggugah hati setiap orang yang hadir.
Peringatan ini bukan hanya seremonial. Di baliknya, ada pesan kuat. Bahasa isyarat adalah jembatan menuju kesetaraan. Bagi komunitas tuli di Tarakan, acara ini adalah pengingat bahwa suara mereka, meski tak terucap, didengar.
Pemerintah kota, kata Khairul, akan terus berupaya memastikan bahwa hak-hak dasar, termasuk akses terhadap bahasa isyarat, dihormati dan dipenuhi.
Langkah Tarakan ini, meski kecil, adalah cerminan dari semangat besar untuk menciptakan masyarakat yang tak meninggalkan siapa pun.
Di tengah gemuruh tepuk tangan dan senyuman yang menghiasi Stadion Datu Adil, ada harapan bahwa kota ini akan terus menjadi rumah bagi semua, tanpa terkecuali. (*)
Reporter : Arif Rusman











Discussion about this post