TARAKAN – Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri.
Rakor mingguan yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian ini diikuti secara daring oleh kepala daerah se-Indonesia, dengan Ibnu Saud bergabung melalui zoom meeting dari ruang rapat wali kota.
Dalam rapat tersebut, dibahas perkembangan harga komoditas yang memengaruhi Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada minggu ketiga September 2025.
Data yang dipaparkan menunjukkan penurunan harga pada sejumlah komoditas, seperti bawang merah di 303 kabupaten/kota, bawang putih di 196 kabupaten/kota, beras di 148 kabupaten/kota, dan cabai merah di 112 kabupaten/kota.
Namun, sejumlah komoditas justru mengalami kenaikan harga, yakni cabai merah di 224 kabupaten/kota, daging ayam ras di 220 kabupaten/kota, dan ayam ras di 118 kabupaten/kota.
Selain itu, disparitas harga antar daerah menjadi sorotan, dengan beberapa komoditas seperti beras medium (zona 3), bawang putih, Minyak kita, dan jagung di tingkat petani masuk kategori harga tidak aman.
Rakor ini menjadi wadah bagi pemerintah daerah untuk menyusun langkah strategis dalam menekan inflasi, termasuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat. (*)
Reporter : Arif Rusman










Discussion about this post