Tarakan – Dalam beberapa hari ini, sebagai langkah mengupdate data mustahik (orang yang berhak menerima zakat, red), Baznas Kota Tarakan melaksanakan pemutakhiran data sekaligus menempel stiker mustahik sebagai identifikasi, yang mana diakui pihak Baznas mustahik Baznas terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu selain juga ada yang meninggal dan pindah alamat.
”Untuk itu Baznas melakukan update data mustahik yang tersebar di 20 kelurahan se kota Tarakan. Sekaligus Baznas juga menempel stiker mustahik di tempat tinggal mereka sebagai identifikasi program bantuan. Pada stiker itu tetulis nama, alamat dan jenis bantuan apa saja yang diterima mustahik,” jelas Kepala Pelaksana Baznas Kota Tarakan Syamsi Sarman, S.Pd. saat ditanya maksud dan tujuannya, pegiat zakat yang juga Wakil Ketua MUI Provinsi Kaltara itu menjelaskan untuk keperluan monitoring dan evaluasi.
“Dengan membaca stiker tersebut, setiap waktu kami dari Baznas maupun pihak lainnya bisa langsung mengetahui bahwa warga ini sudah dibantu oleh Baznas. Dengan adanya stiker tersebut juga bisa membantu kami memonitor apakah programnya masih berjalan dan selanjutnya akan kami evaluasi efektfitas dan tepat sasarannya. Pihak-pihak lain juga bisa mengetahui jika ada keperluan dengan pemberian bantuan agar tidak terjadi tumpang tindih program,” tambah Syamsi.
Syamsi mengakui kesulitannya adalah untuk warga yang status tempat tinggalnya masih menyewa. “Kami masih kesulitan untuk warga yang tempat tinggalnya masih status menyewa. Bisa saja sewaktu-waktu ia pindah rumah dan meski dilakukan identifikasi kembali,Tapi kami selalu komunikasikan dengan yang bersangkutan agar melapor jika pindah rumah sehingga mudah dalam proses bantuan selanjutnya,” pungkas Syamsi. (*)











Discussion about this post