JAKARTA – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tarakan Energi Mandiri menjalin kerjasama dengan PT Geopatra Solusindo Energi Pratama. Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan langsung oleh Wali Kota Tarakan Khairul, Direktur Perumda Tarakan Energi Mandiri Thamrin dan pihak PT Geopatra.
Tiga point kerjasama yang dilakukan adalah, pertama pemanfaatan sumur tua eks Belanda pada perang dunia II. Dari total 140 sumur, baru 70 sumur yang dilakukan eksplorasi oleh Pertamina. Sisa 50 persen titik sumur tersebut yang nantinya akan dikelola oleh PT Geopatra.
Kerjasama kedua adalah penggunaan teknologi pemanfaatan air laut menjadi air tawar. Melalui teknologi ini, Perumda Tarakan Energi Mandiri berharap persoalan krisis air baku yang kerap dialami saat musim kemarau dapat diatasi. Selama ini embung di Tarakan masih mengandalkan debit air hujan sebagai pasokan air baku, untuk membantu suplay air bersih kepada pelanggan.
Kemudian kerjasama ketiga adalah pemanfaatan air asin menjadi tenaga listrik. Point kerjasama ketiga ini adalah CSR PT Geopatra untuk membantu masyarakat Tarakan, khususnya yang tinggal di daerah pesisir seperti pantai amal. Tenaga listrik yang dihasilkan dapat dimanfaatkan oleh nelayan dan petambak.
Selain fokus terhadap chore bisnis untuk menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD), Perumda Tarakan Energi Mandiri juga fokus dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pelayanan itu Sejalan dengan visi smart city yang digalakkan oleh Pemerintah Kota Tarakan, melalui pemanfaatan teknologi yang ditawarkan oleh PT Geopatra.
PT Geopatra merupakan perusahaan berpengalaman yang telah melakukan kerjasama dengan perusahaan lokal dan global. Layanan yang disediakan oleh Geopatra antara lain dukungan analisis, penelitian, dan pelatihan di bidang geologi geofisika dan teknik reservoir, dukungan teknologi dan teknis khususnya dalam bidang hulu migas. (AR)











Discussion about this post