TARAKAN – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tarakan terus melakukan pemeliharaan terhadap sejumlah Penerangan Jalan Umum (PJU) tenaga surya yang telah terpasang di sejumlah wilayah Kota Tarakan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Tarakan, Ahmady Burhan, menjelaskan bahwa PJU tenaga surya yang berada di Kota Tarakan berasal dari beberapa sumber pengadaan. Di antaranya merupakan bantuan dari Kementerian Perhubungan, serta pengadaan melalui Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dan Pemerintah Kota Tarakan.
Menurutnya, keberagaman sumber pengadaan tersebut menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam proses pemeliharaan, khususnya terkait ketersediaan suku cadang dan teknis perbaikan.
“Jadi PJU tenaga surya ini ada beberapa unit yang merupakan bantuan dari Kementerian Perhubungan, kemudian ada juga melalui program pengadaan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dan Pemerintah Kota Tarakan,” jelas Ahmady.
Ia mengatakan, dalam pemeliharaan PJU tenaga surya, Dishub Tarakan perlu berkoordinasi dengan pihak pabrikan yang memproduksi perangkat tersebut. Langkah ini dilakukan untuk memastikan suku cadang yang digunakan sesuai dengan spesifikasi masing-masing unit.
“Untuk suku cadang dan pemeliharaannya, kami perlu melakukan komunikasi dengan pabrikan yang memproduksi PJU tenaga surya tersebut. Karena setiap perangkat tentunya memiliki spesifikasi dan kebutuhan suku cadang yang berbeda,” ujarnya.
Ahmady menambahkan, koordinasi dengan pabrikan juga diperlukan agar penanganan terhadap PJU yang mengalami gangguan dapat dilakukan secara tepat, sehingga fungsi penerangan jalan dapat kembali berjalan dengan baik.
Dishub Tarakan akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi PJU tenaga surya yang menjadi bagian dari fasilitas penerangan jalan di wilayah Kota Tarakan. (RF)








Discussion about this post